DBS Memang Dahsyat...!! Mari Kita bergabung di dalamnya

Jumat, 07 Mei 2010

Mungkinkah Sama

Artis.Intertainmen.Bintang Iklan dan lainya merupakan Profesi yang menggiurkan banyak orang sehingga menjamur di mana-mana tempat-tempat pelatihan atau lebih di kenal dengan sekolah model terutama bagi mereka yg punya wajah tampan atau cantik, tentu sangat memudahkan bagi mereka untuk menekuni profasi tersebut.bahkan profesi tersebut sdh banyak membawa pelakunya ke puncak ketenaran seperti tukul arwana dan lainnya. untuk mengeleluti profesi tersebut tentu sangat mudah bagi mereka yg sdh punya modal bawaan seperti kecantikan atau ketampanan tadi, terutama untuk menjadi seorang bintang Iklan misalnya, sebut saja bintang iklan sampo rupanya tidak perlu sekolah tinggi-tinggi lulusan SMP pun bisa asal punya modal bawaan seperti wajah cantik rambut panjang dan sedikit keberanian untuk buka-bukaan menontonkan auratnya di depan kamera untuk dipertontonkan di depan halayak ramai pemirsa televisi, bahkan mungkin dengan mengesampingkan apakah produk yg ia bintangi itu bermutu atau tidak dan akan laku atau tidak yang penting dia bisa tampil dan mendapat bayaran.

Hal tersebut tentu akan berbeda dgn kita menjadi tokoh, tokoh masyarakat misalnya dimana untuk menjadi seorang tokoh bukan hal yang gampang, memerlukan perjuangan yg bukan sebentar, disamping melalui pendidikan pormal juga melalui pendidikan kepribadian dan tempaan-tempaan di masyarakat, karena ketokohan seseorang tidak datang dengan mudah tapi melalui pengakuan masyarakat baik masyarakat sekitar wilayah dimana beliau tinggal (tokoh daerah) atau pengakuan secara nasional atau bahkan imternasional tergantung ketokohan ianya sendiri. untuk mencapai hal tersebut tentu memerlukan kemampuan dan kometmen yang sangat luar biasa. dan pendidikan tertentu untuk menjadi tokoh tertentu, seperti tokoh militer dia harus ditempa dgn pendidikan militer atau tokoh agama yg biasa kita sebut Ulama tentu dia harus ditempa melalui pendidikan agama.

Jadi bagi Orang yang menyamakan kedua hal tersebut, bintang iklan dan seorang tokoh. bisa kita katakan dia tidak tau persoalan atau orang awam bahkan mungkin orang bodoh.

Kalo soerang artis atau bintang iklan membintangi sebuah prodak jelas2 dia hanya mencari bayaran atau upah untuk pekerjaan yang dia kerjakan atau ia bintangi bisa jadi tanpa memperdulikan apakah prodak yang ia bintangi akan laku dimasyarakat atau tidak. tentu akan berbeda dgn seorang tokoh baik tokoh masyarakat secra umum maupun seorang tokoh tertentu sebut sj tokoh agama. kalau beliau mensponsori organisasi atau badan usaha tertentu tentu punya misi tertentu sesuai dg apa yg selama ini dia perjuangkan dgn ketokohannya dan tentu akan melalui penilitian terlebih dahulu sebelum beliau bergabung di organisasi atau badan usaha tersebut apakah berkesuaian dengan apa yg dia perjuangkan selama ini misalnya untuk mensejahtrakan masyarakat. terlebih lagi dengan seorang tokoh Agama tentu beliau akan meniliti dahulu apakah organisasi atau badan usaha tersebut mengandung hal-hal yang dilarang oleh agama atau tidak dalam menjalankan misi dan visinya usaha tersebut,

Karena dgn bergabungnya beliau-beliau di organisasi atau badan usaha tertentu dengan sendirinya akan mewakili halayak ramai untuk mengikuti jejaknya. seperti penulis sendiri sebelum bergabung dengan sebuah badan usaha tertentu yang nota bene di ikuti oleh beberapa tokoh tertentu yang penulis yakini ke kapabelan dan ke kredibelan tokoh-tokoh tersebut di bidangnya masing-masing seperti ada tokoh agama tokoh ilmu ekonomi syariah ada pula tokoh militer atau para gubernur bahkan Presiden sendiri sdh mengucapkan selamat langsung kepada pinpinan badan usaha tersebut. yang menyebabkan penulis ikut serta bargabung di badan usaha itu karena merasa sudah tidak perlu lagi menyelidiki keabsahan badan usaha itu apakah ada unsur-unsur yg di larang oleh baik hukum positif negara kita atau bahkan yang di larang oleh hukum agama kita karena sudah ada tokoh-tokoh tersebut yang mewakili juga karena ketransfarannya usaha tersebut juga karena visi dan misi yg menjungjung tinggi ke gotong royongan dan kemasyarakatan. jadi jelas yang mereka cari bukanlah hanya sekedar uang yg hanya jutaan rupiah karena seorang tokoh rata-rata sudah mapan dalam pinansial tapi yang mereka harapkan lebih besar dan lebih agung dari sekedar itu.

Nah buat teman-teman semua yang penulis hormati yang masih ragu untuk masuk atau bergabung ke sebuah organisasi atau badan usaha tertentu disamping kita harus meneliti sendiri semampu kita dan mengkajinya baik atau tidaknya hal itu untuk kita bisa juga kita melihat atau mencari tahu apakah di sana sdh ada tokoh-tokoh yg mungkin kita bisa percayai. karena untuk meneliti hal-hal tertentu memerlukan biaya dan waktu bukan sedikit. sementara dengan segala keterbatasan kia. kita tidak punya kemampuan untuk itu. jadi apa lagi yg kita ragukan..

tulisan ini merupakan jawaban dr pernyataan seorang teman yg saya muat di sini

Jeddah 6/5/2010 purwakumbara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar